DAMPAK DARI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN CARA MENGATASINYA
(Sumber : Marketing IDCloudHost)
Fenomena revolusi industri 4.0 ini membawa banyak pengaruh, baik positif maupun negatif bagi masyarakat. Dimana semua lini tengah berlomba untuk melakukan digitalisasi agar tidak terlindas oleh teknologi yang terus berkembang, UNtuk itu masyarakat perlu mengetahui dampak era revolusi industri 4.o terhadap beberapa bidang dan mengatasinya.
- Dampak sosial : dampak revolusi industri 4.0 sangat signifikan terhadap bidang sosial. sebab pada era ini seluruh proses produksi telah menggunakan mesin berteknologi canggih, menggantikan manusia dalam dunia industri. Tentu hal ini berpengaruh terhadap ketersediaan lapangan kerja, sebeb tenaga manusia tidak lagi diberdayakan dalam industri manufaktur. Sistem pendidikan yang sebelumnya diterapkanpun tidak akan relevan lagi didalam dunia kerja.
- Dampak dibidang politik : adanya digitalisasi memang dibutuhkan sebagai sarana pemenuhan terhadap permintaan barang dalam jumlah besar dengan harga yang mudah dijangkau masyarakat. Namun dampak revolusi indistri 4.0 yang sangat besar adalah terhadap meningkatnya angka pengangguran yang berimbas pada perekonomian negara.
- Dampak dibidang ekonomi : dampak era revolusi indistri 4.0 yang terakhir adalah dibidang ekonomi. Terdapat banyak dampak dari revolusi industri ini adalah dibidang ekonomi. Seperti harus mengeluarkan biaya yang tinggi untuk mengimplementasikan industri 4.0 di perusahaan dan merubah model bisnis yang telah diterapkan. Selain itu penggunaan teknologi baru akan menyebabkan kerugian pada investasi teknologi yang telah digunakan sebelumnya. namun dengan menggunakan hal tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan produktifitas.
Untuk megatasi dampak revolusi industri 4.0 tersebut, perlu adanya peraturan atau persiapan khusus untuk mengimbangi fenomena revolusi industri 4.0. Seperti tenaga kerja Indonesia dibekali dengan skill operasional mesin serta pengetahuan dasar yang relevan.
Berdasar keterangan dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Indonesia telah mempersiapkan beberapa bidang dalam menghadapi industri 4.0. Persiapan tersebuat ialah dengan meningkatkan otomatisasi, artificial intellegent, membangun komunikasi machine to machine serta human to machine, kemudian melakukan pengembangan terhadap teknologi secara berkelanjutan.
KESIMPULAN DAN PENUTUP
Demikian ulasan kami, fenomena bukanlah hal yang pertama kali terjadi melainkan sudah kali keempat. Sehingga adaptasi merupakan hal wajib yang harus dilakukan agar tidak tergilas oleh teknologi yang akan terus menerus mengalami perkembangan. Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan di bidang industri, dimana untuk memproduksi suatu barang memanfaatkan mesin sebagai tenaga penggerak dan pemroses. Dimana dalam perkembangannya Internet of Things (IoT) merupakan konsep dimana suatu alat fisik atau mesin yang terkoneksi dengan jaringan internet.
Meskipun salah satu dampak era revolusi industri 4.0 adalah butuh mengeluarkan biaya yang tinggi, namun digitalisasi terhadap usaha yang dijalankan saat ini sangatlah penting. Dengan adanya teknologi canggih ini dapat meningkatkan efektifitas dan produktifitas. Produk yang dihasilkan lebih beragam dengan harga yang terjangkau sehingga mampu mencukupi kebutuhan pasar.