Hikmah Today 5

S O M B O N G

Menurut Imam Al Ghazali ada 7 (tujuh) kenikmatan yang menyebabkan seseorang memiliki sifat sombong yaitu:

1. Ilmu pengetahuan orang yang berilmu tinggi atau berpendidikan tinggi merasa dirinya orang yang paling pandai bila dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu atau berpendidikkan.

2. Amal ibadah yang tidak jelas dapat menyebabkan sombong apalagi bila mendapat perhatian dari orang lain.

3. Kebangsawanan dapat menyebabkan sombong karena menganggap dirinya lebih tinggi derajadnya daripada kelompok atau kasta lain.

4. Kecantikan dan ketampanan wajah, menjadikan orang merendahkan orang lain dan berperilaku sombong.

5. Harta dan kekayaan, dapat menjadikan orang meremehkan orang miskin.

6. Merasa punya lingkungan sosial atau dunia kerja yang mapan sehingga muncul perasaan punya kekuatan (power) dan kekuasaan, dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya ia dapat berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain tanpa melihat statusnya.

7. Banyak pengikut, teman sejati, karib kerabat yang mempunyai kedudukan, relasi2 yang dianggap berpengaruh terhadap masyarakat dan pejabat-pejabat tinggi.

“Kesombongan paling parah (puncak)”
adalah menghina sesama manusia dengan merendahkannya, asumsi pemikiran dirinya lebih tahu (pintar) dari segalanya pada orang lain, menolak (tidak mengakui) kebenaran dan tidak tunduk kepada perintah Allah.

Semua murni hanyalah nikmat dari Allah. Jika Allah berkehendak, sangat mudah bagi Allah untuk mencabut kelebihan-kelebihan tersebut. Pada hakekatnya manusia tidak memiliki apa-apa, lantas mengapa dia harus sombong terhadap orang lain?. Allahul musta’an = hanya ALLAH tempat kita minta tolong.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

wa laa taqfu maa laisa laka bihii ‘ilm, innas-sam’a wal-bashoro wal-fu`aada kullu ulaaa`ika kaana ‘an-hu mas`uulaa

wa laa tamsyi fil-ardhi marohaa, innaka lang takhriqol-ardho wa lang tablughol-jibaala thuulaa

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”

“Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 36,37)

Rasulullah bersabda:

📝 Tidak akan masuk surga orang yang didalam hatinya terdapat sifat sombong walaupun sebesar biji zarah

(HR. Muslim 2/89 dan At Tirmidzi 3/243)

📝 Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka..?, mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabur _(sombong)_

(HR. Al Bukhari nomor: 4918 dan HR. Muslim Nomor: 2853).

Semua yang kita lakukan didunia secara lengkap dan detail PASTI tercatat dalam catatan Allah, baik atau buruknya akan kita pertanggung jawabkan kelak saat di yaumil Akhir

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَتَرٰى كُلَّ اُمَّةٍ جَا ثِيَةً ۗ كُلُّ اُمَّةٍ تُدْعٰۤى اِلٰى كِتٰبِهَا ۗ اَلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
wa taroo kulla ummating jaasiyah, kullu ummating tud’aaa ilaa kitaabihaa, al-yauma tujzauna maa kungtum ta’maluun

“Dan (pada hari itu) engkau akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.”

(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 28)

Semoga kita bukan termasuk orang-orang yg sombong, sok, angkuh, congkak, pongah, takabur.

Aamiin Yaa Robbalalamiin.

Wallahualam Bissawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *