Personal

Edy Setiawan

Ketua Yayasan

Sarat dengan Pengalaman sejak 1993 hingga saat ini tentang total solusi berbasis Teknologi Informasi (IT) pada semua aspek kehidupan di masyarakat, Allah menetapkan amanah kepada Pria kelahiran Tahun 70 ini sebagai Ketua Yayasan Arba Ajaa Indonesia yang mengikrarkan Teknologi Informasi sebagai salah satu pilar aktifitas utama Dakwah Yayasan.

Bertindak sebagai Driver (Ketua) di Yayasan tersebut, bertanggung jawab untuk terwujudnya Visi dan Misi Yayasan melalui program dan kegiatan  lima pilar YAYASAN ARBA AJAA INDONESIA. Fokus utama kegiatannya saat ini adalah pembentukan karakter jamaah (ukhuwah) berbasis masjid atau komunitas muslim sebagai sarana berdakwah dengan mengoptimalkan Teknologi Informasi sebagai media utamanya.

Mendorong terciptanya kegiatan yang inovatif, kreatif serta upaya kolaboratif dengan para pendiri YAYASAN ARBA AJAA INDONESIA lainnya yang secara spesifik memiliki talenta keahlian dan kompetensi dibidangnya masing masing merupakan langkah kongkrit dalam rangka mewujudkan dakwah berbasis Teknologi Informasi demi kemajuan syiar Islam.

____________________

Muhammad Agus Widyanto

Sekretaris

Lahir di Trenggalek, 23 Maret 1973. Menyelesaikan pendidikan dasar hingga SMA di Trenggalek. Punya Hobby berorganisasi sejak kecil, sehingga klas 2 SMP sudah jadi Pimpinan Daerah (tingkat Kabupaten) Ikatan Pelajar/Remaja Muhammadiyah meskipun bersekolah di Negeri. Juga aktif di PRAMUKA, ROHIS dan OSIS, selain langanan jadi ketua kelas.

Melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Filsafat UGM Jogjakarta, hingga punya lisensi untuk mengajar Pendidikan Kewerganegaraan (Filsafat Pancasila). Memilih jalan hidup di dunia sosial dan pendidikan.

Hobby berorganisasi berlanjut di kampus dengan aktif di berbagai organisasi intra maupun ekstra. Sampsi terpilih menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) th.1994 dan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Filsafat th 1995, melalui PEMILU Mahasiswa. Aktif juga di berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas, sehingga terbiasa menangani event2 tingkat nasional. HMI sebagai pilihan organisasi ekstra kampus, sehingga memiliki jejaring yang sangat luas.

Dunia sosial juga dimulai semasa kuliah, dengan mendirikan Lembaga Studi Tanah Air (LSTA). Saat di LSTA: 1) Menjadi koordinator pendamping masyarakat ; kerjasama antara Dinas Sosial Kota Jogja dan Forum LSM Jogja, sebagai model IDT di perkotaan(1995-1996). 2) Menjadi deklarator Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) th.1995. 3) Menjadi Presidium Forda WALHI DIY, sehingga sering menjadi TIM AMDAL berbagai proyek pembangunan. Juga aktif sebagai relawan ( volunteer ) di Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jogja di berbagai kegiatan sosial (1996-1999).

Setelah lulus kuliah bergabung di Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Jakarta th.1999. Diawali dengan menjadi tim pelaksana Pendataan Anak Usia Sekolah dari Keluarga Miskin seluruh Indonesia. Terdata by name 8 juta lebih anak SD & SMP sederajat dari seluruh Indonesia yang rawan putus sekolah. Th 2002 menjadi tim peningkatan status GN-OTA menjadi Yayasan. Selanjutnya menjadi Kepala Bidang Humas & Publikasi Kantor Pusat YLGN-OTA dan tim fundraising untuk membantu pendidikan anak2 keluarga miskin yang terdata.

Menjadi Tim Teknis Sarjana Penggerak Program Pedesaan (SP3) Direktorat Kepemudaan Mendikbud, th. 2002-2005. Tugas pokoknya adalah repotitioning SP3. SP3 selanjutnya menjadi andalan Kemenpora. Menangani Project Kemdikbud lainnya adalah Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi pada th.2015-2016, dengan menyiapkan berbagai instument dan menjadi traineer.

Th. 2007 ikut mendirikan Assosiasi Pilar Kesejahteraan Sosial (APIKSI), selanjutnya menjadi ascociate traineer. APIKSI menjadi mitra KEMENSOS dalam penilaian orsos berprestasi tiap tahun. Tiap tahun orsos-orsos berprestasi tingkat nasional dari seluruh Indonesia tersebut mengadakan Temu Mitra Nasional Orsos secara bergilir berpindah-pindah keseluruh Indonesia.

Selama mukim Jambi (2008-2013), kembali aktif di BK3S, dengan menjadi konsultan. Juga kembali menekuni kerja profesional dengan menjadi Marketting Manager dan HRD manager di Kampoeng Radja, Jambi theme park, dengan prestasi di tahun 2012 mendapatkan Cipta Award sebuah penghargaan tingkat nasional untuk pengelola wisata berbasis masyarakat.

Berpengalaman kerja sama dengan  funding Internasional ; dimulai saat membantu Tsunami Aceh, melalui YLGN-OTA fokus agar anak2 terdampak tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Pasca Gempa Jogja (2006), fokus di 2 bidang ; 1) Melalui YLGN-OTA mendirikan sekolah2 tenda dan membantu perlengkapan sekolah anak th.2006. 2) Menjadi koordinator Community Development program Java Reconstruction Fund  program dari World Bank, yaitu membangun kembali pemukiman dan lingkungan berbasis masyarakat pada th. 2007-2008. Terakhir, bekerjasama dg PROREP-USAID menginisiasi Raskin oleh Daerah (RASDA) di Kabupeten Kulonprogo, Kab. Baranghari dan Kota Surakarta di th. 2014-2015.

Dunia pendidikan dimulai dengan menjadi Dosen Tamu di Magister Management UI sejak 2002. Selama di Jakarta juga banyak membantu Perguruan Islam Muslimin (Senen), Asysyafi’iyah (Jatiwaringin) dan Darunnajah (Ulujami). Selama tinggal Jambi,  menjadi dosen di Universitas Batanghari dan STIKES BAITURRAHIM. Setelah hijrah ke Malang, menjadi dosen Pendidikan Kewarganegaraan di FISIP Universitas Brawijaya.

____________________

Dr. Ir. Darmadji, M.P.

Bendahara

Berasal dari dusun Mambung Ds Supenuh Kec. Sugio, Kab. Lamongan Jawa Timur. Lahir 55 tahun yang lalu, tepatnya di hari Sabtu kliwon tanggal 10 Oktober 1964. Anak keempat dari lima bersaudara (Darsono, Darjo, Srinah,dan Darlik). Berasal dari keluarga besar petani. Dibesarkan oleh orangtua tercinta almarhum ayah Gampang dan almarhumah ibu Darni.

Perantau dalam menyelesaikan studi, dari tahun 1970 masuk SD Negeri Sambiroto sampai kelas 4, selanjutnya tahun 1974 pindah ke SD Inpres di dusun sendiri sampai lulus. Pendidikan SMP di selesaikan di SMP Negeri Babat dari tahun 1980-1983. Jenjang pendidikan SMA diselesaikan di SMA N Sumberrejo dari Tahun 1983-1986. Pada tahun 1986, melanjutkan studi di Universitas Jember. Masuk melui jalur Tunjangan Iakantan Dosen (TID) dan mengambil Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Unej. Studi S1 diselesai dalam kurun waktu cukup lama, yaitu 5 tahun. Tahun 1991 diwisuda sebagai Sarjana Pertanian dengan gelar Ir.

Pada Tahun 1991 diangkat sebagai Calon Dosen Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Wilayah Kopertis VII Surabaya. Tahun 1992 diangkat sebagai PNS yang diperbantukan di Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Pada tahun 1993 menikah dengan almarhumah Susana Ermiana. Kami dikarunia dua anak, laki dan perempuan. Anak kami yang pertama bernama Ichbar Dharma Prayoga, lahir pada tanggal 20 Desember 1994. Pada tahun 1994, melanjutkan studi S2 di Universitas Padjadjaran Bandung. Disaat saat penyelesaian studi di Pascasarhjana, lahirlah anak kami yang kedua, yang kami beri nama Theola Zevana Putri lahir pada tgl 29 Juli 1997. Setahun kemudian, yaitu pada tahun 1998 saya lulus dari pendidikan pascasarjana UNPAD. Selama menjadi dosen di UNMUH Jember, pernah dipercaya sebagai ketua Program Studi Sosek.

Pada tahun 2000 pindah ke Malang dan menjadi dosen di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Widayagama Malang. Pada tahun 2006, ayahanda tercinta dipanggil Allah SWT. Pada tahun 2007 melanjutkan studi S3 di UGM dan alhamdulilah bisa menyelesaikan studi pada tahun 2012. Pada tahun 2016 hingga tahun 2020 awal harus menjalani hidup sendiri karena istri tercinta dipanggil mengahdap keharibaan Allah SWT. Setahun kemudian, yaitu pada tahun 2017, ibunda tercinta juga dipanggil Allah SWT. Alhamdulilah pada tanggal 22 April 2020 menikah dengan Endah Triastuti yang berasal dari Jombang. Hingga saat ini tetap menjadi staf pengajar di Universitas Widyagaama malang. Selain aktif sebagai dosen, juga terlibat dalam kegiatan sosial keagamaan, yaitu menjadi anggota PRM Muhammadiyah Cemorokandang, dan menjadi Pengurus FUATM.

____________________

Dhani Yunia W., S.Psi.

Wakil Bendahara

Bismillahirohmanirrohiim,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tahun demi tahun tidak terasa usia semakin bertambah, sudah saatnya diri ini membuat komitmen untuk berbuat demi umat. Menjadi bapak dari dua orang anak yang mulai beranjak remaja adalah sebuah pengalaman yang selalu baru tiap harinya, menjadi guru tiap detik nya dan menyemangati tiap tembus nafasnya.
Sempat membidani berdirinya sebuah Yayasan yang menaungi rintisan pondok putra darussodiqin dimana para santri dididik secara formal dan non formal. Sebuah komunitas Islam yang luar biasa.

“Tidak ada yang sia-sia bila manusia bisa mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan”,

InsyaAllah, dengan berdirinya Yayasan Arbaajaa Indonesia ini ladang amal akan bertambah luas.

____________________

Drs. Basrowi, M.S.

Pembina

Nama : Basrowi bin Sanusi Ridwan
Lahir : Banyuwangi, 5 Mei 1955.
Pendidikan :

  • SDN Siliragung, PGAN 4 Th Srono, Banyuwangi.
  • Th 1973 masuk Pendidikan Hakim Islam Negeri ( PHIN) Yogyakarta
  • Th 1975 Akademi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD ) Yogyakarta
  • Th 1985 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara ( STIA.LAN RI ).
  • Th 1998 S2 Fisipol UGM, Sosiologi Pedesaan.
  • Th 1982 PNS Ditjen PMD Depdagri. Penempatan di Prov. Sul-Sel.
  • Th 1990 – 2011 Ditjen PMD – Balai Besar PMD Wilker 14 Prov Indonesia Timur.
  • Participant of Centre on Integrated Rural Development for Asia and Pacific ( Cirdap ).
  • Th 1992 – 2020 Pengembang Laboratorium Lapang, Rancang bangun pelatihan, Fasilitator Pusat Pembangunan Desa Terpadu,
  • Master Trainer Pelatihan di Ditjen PMD lanjut di Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI.
  • Fasilitator berbagai pelatihan di Pemprov, Pemkab/Pemkot & DPRD. Pengalaman beroganisasi antara lain : Pernah aktif di Pelajar Islam Indonesia( PII ), ketua Lembaga Bimbingan Ibadah Haji Mandiri ( LBIH Mandiri ). Pengurus Majlis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah
  • ( MPS. PWM ) Jatim. 2016-2020.
  • Koordinator Muhammadiyah Senior Care Jatim, dll.

Istri : Titik Gati Sumarti ( Pensiun Guru BK. SMKN )
Dikaruniai : 3 anak perempuan, 1 anak laki-laki dan 9 cucu.

____________________

Ir. Teguh Utomo, M.T.

Pembina

Lahir di Jember 13 September 1965.
Pendidikan SDN Blimbing 3 lulus 1977, SMPN 5 Malang lulus 1981, SMAN 1 Malang lulus 1984. Pada thn 1989 lulus sbg Sarjana Teknik Elektro/Ir. Universitas Brawijaya Malang. Tahun 1994 melanjutkan studi S2 di ITS Surabaya dan tahun 1999 lulus sbg Magister Teknik.
Pengalaman pekerjaan:
1990-2000: Mengajar di beberapa Univeritas/Institut di beberapa daerah di Jawa Timur
1990-1991: Foreman PPC PT Astra Internasional Jakarta
1991 – sekarang: Staf Pengajar dan Kepala Laboratorium Mikrohidro Jurusan Teknik Elektro UB Malang
2005-2017: Tim Reviewer dan Tenaga Ahli Ketenagalistrikan dan Teknologi Tepat Guna/TTG di BPP FT, LPPM UB dan Ristekdikti
Sertifikat Keahlian:

  • Assesor IATKI (Distribusi Ketenagalistrikan)
  • Assesor PDKB-PLN
    (Transmisi Ketenagalistrikan)
  • Ahli K3-Depnaker (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
  • Pengalaman organisasi profesi (aktif): PII Bidang Elektroteknik, METI, Flipmas Indonesia, IATKI, Gema PDKB, FORTEI
  • Beberapa pengalaman organisasi kemasyarakatan (aktif): Ketua Yayasan Pendidikan Al Ikhlas Vila Gunung Buring Malang, pengurus takmir dan PRM Cemorokandang Malang, pengurus Perharsia (Persaudaraan Haji dan Umroh RSI Aisyiyah) dan PT TCU (Tiga Cahaya Utama) penyelenggara haji dan umroh di Malang.
  • Pernah aktif juga di kegiatan kemasyarakatan kelurahan (BKM, LPMK, RW dan RT (masih aktif)), Menikah dengan Uswatun Chasanah (lahir thn 1969) pada tahun 1995 dan dikaruniai 2 orang putra, yaitu M. Fikri Utomo (lahir thn 1996), lulus sbg Sarjana Teknik Elektro UB (thn 2020) serta M. Hanif Hawari Utomo (lahir thn 2001), lulus SMAN 10 Malang (thn 2020)
____________________

Teguh Ismanto Hadi

Pembina

Semua berawal dari tiada menjadi ada, keinginan yang kuat membuat perubahan dalam diri dan masyarakat sosial terutama melakukan islah aqidah, akhlaq, serta keutuhan umat mampu menyulut semangat menjadikan diri ini lebih bermanfaat untuk terjun dan tergabung dengan beragam elemen masyarakat yang berfokus dalam kegiatan dakwah. Sempat bergabung dengan MUI Bali bidang tanah wakaf dengan melakukan berbagai fund rising untuk mewujudkan kemandirian dengan membangun gedung MUI Bali tentu dalam bingkai mendukung berbagai kegiatan dakwah Islam di wilayah Bali.

Berlanjut dengan melihat potensi masjid-masjid di kota Denpasar sebagai perekat umat maka inisiatif membuat Forum Komunikasi Takmir Masjid dan Musholla se Denpasar dan Badung dengan mengambil peran sebagai bendahara dalam organisasi yang pada akhirnya dilebur dengan Dewan Masjid Indonesia.

Sempat menjadi pengurus inti di organisasi Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) Denpasar sebagai ketua bidang Pengembangan Usaha dengan membina dan memotivasi para pengusaha muda di Denpasar melalui berbagai acara seperti Bincang Bisnis, seminar dan beragam pelatihan yang tujuannya menjadikan para pelaku usaha yang berorientasi ukhrowi. Sempat juga bekerjasama dengan menjadi semacam duta Bank Syari’ah di Denpasar dengan mempromosikan kelebihan bank syariah dimata masyarakat utamanya kaum muslim.
Dan tentu masih banyak kegiatan yang semuanya berujung pada satu titik yaitu mencapai keridhoan Ilahi.

____________________

Dr. Basuki Agus Priyana P.

Pengawas

Terlahir dari keluarga besar dan menikah dengan keluarga besar. Itulah sekelumit biografi Basuki Agus Priyana Putra. Pria kelahiran Tulungagung, 11 Maret 1966 ini merupakan anak ke-8 dari 9 bersaudara. Penggemar buku biografi dan politik ini menikahi Indriati, putri ke-5 dari 11 bersaudara kelahiran Pulau Sumbawa. Pasangan yg diamanahi Allah SWT dua putri dan seorang putra ini kompak mendedikasikan diri sebagai guru.

Terbiasa hidup dalam keluarga besar, maka semangat berbagi selalu diupayakan untuk dipraktikkan. Semangat ini sejalan dengan moto Yayasan ARBA AJAA Indonesia, yaitu “Merajut Ukhuwah Meraih Berkah”.
Ketika lulus dari SMP Negeri Tulungagung pada tahun 1985, Basuki berkeinginan menjadi arkeolog. Namun restu orang tua tidak diperoleh sehingga memutuskan untuk kuliah di IKIP Malang dengan mengambil program diploma tiga Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jenjang diploma tiga diselesaikan pada tahun 1988. Setahun kemudian turunlah SK pengangkatan PNS sebagai guru di SMPN 6 Pasuruan. Pada tahun itu juga Basuki berkesempatan melanjutkan kuliah untuk meraih gelar sarjana. Jenjang strata 1 diraih pada tahun 1991.

Pada tahun 1993, Basuki mendapat tugas baru di SMPN 7 Malang, hingga tahun 2005. Selanjutnya berpindah tugas ke SMPN 21 Malang hingga tahun 2009. Pada tahun tersebut Basuki berpindah tugas lagi ke SMAN 3 Malang. Ketika bertugas di SMA ini, jenjang pendidikan strata 2 berhasil diselesaikan pada tahun 2013, dan jenjang pendidikan strata 3 berhasil diselesaikan pada tahun 2019. Setahun kemudian, tepatnya tanggal 20 Mei 2020, Basuki mendapat tugas baru sebagai Kepala SMA Negeri 1 Bubulan Bojonegoro.